Persinggahan Terakhir

Dimulai dengan begitu indah

Mentari kian menghujam bumi

Tapi tetap saja meninggalkan sisa perjuangan semalam

Butuh berjuta lobi dan penawaran,

ego kian dekat dengan bunga rampai

Laksana daun mulai menguning, kering

Masih pasif di persinggahan terakhir

Terjebak di dalam ruang kosong

Hitam lekam,

meski terbasuh wudhu subuh tadi

rifan 06/2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: